Daftar Isi:
Definisi - Apa artinya Pemrograman Modular?
Pemrograman modular adalah proses membagi program komputer menjadi sub-program yang terpisah.
Modul adalah komponen perangkat lunak yang terpisah. Ini sering dapat digunakan dalam berbagai aplikasi dan fungsi dengan komponen lain dari sistem. Fungsi serupa dikelompokkan dalam unit kode pemrograman yang sama dan fungsi terpisah dikembangkan sebagai unit kode yang terpisah sehingga kode tersebut dapat digunakan kembali oleh aplikasi lain.
Pemrograman berorientasi objek (OOP) kompatibel dengan konsep pemrograman modular untuk sebagian besar. Pemrograman modular memungkinkan banyak pemrogram untuk membagi pekerjaan dan men-debug potongan program secara mandiri.
Techopedia menjelaskan Pemrograman Modular
Modul dalam pemrograman modular menegakkan batasan logis antara komponen dan meningkatkan rawatan. Mereka digabungkan melalui antarmuka. Mereka dirancang sedemikian rupa untuk meminimalkan ketergantungan antara modul yang berbeda. Tim dapat mengembangkan modul secara terpisah dan tidak memerlukan pengetahuan tentang semua modul dalam sistem.
Setiap dan setiap aplikasi modular memiliki nomor versi yang terkait dengannya. Ini memberikan fleksibilitas pengembang dalam pemeliharaan modul. Jika ada perubahan yang harus diterapkan ke modul, hanya subrutin yang terpengaruh harus diubah. Ini membuat program lebih mudah dibaca dan dimengerti.
Pemrograman modular memiliki modul utama dan banyak modul tambahan. Modul utama dikompilasi sebagai executable (EXE), yang memanggil fungsi modul tambahan. Modul bantu ada sebagai file yang dapat dieksekusi terpisah, yang memuat ketika EXE utama berjalan. Setiap modul memiliki nama unik yang ditetapkan dalam pernyataan PROGRAM. Nama fungsi lintas modul harus unik untuk akses mudah jika fungsi yang digunakan oleh modul utama harus diekspor.
Bahasa yang mendukung konsep modul adalah IBM Assembler, COBOL, RPG, FORTRAN, Morpho, Zonnon dan Erlang.
Manfaat menggunakan pemrograman modular meliputi:
- Lebih sedikit kode harus ditulis.
- Prosedur tunggal dapat dikembangkan untuk digunakan kembali, menghilangkan kebutuhan untuk mengetik ulang kode berkali-kali.
- Program dapat dirancang dengan lebih mudah karena tim kecil hanya berurusan dengan sebagian kecil dari seluruh kode.
- Pemrograman modular memungkinkan banyak programmer untuk berkolaborasi pada aplikasi yang sama.
- Kode disimpan di banyak file.
- Kode pendek, sederhana dan mudah dimengerti.
- Kesalahan dapat dengan mudah diidentifikasi, karena dilokalkan ke subrutin atau fungsi.
- Kode yang sama dapat digunakan di banyak aplikasi.
- Pelingkupan variabel dapat dengan mudah dikendalikan.


