Daftar Isi:
Definisi - Apa yang dimaksud Model Jaringan?
Model jaringan adalah model basis data yang dirancang sebagai pendekatan fleksibel untuk mewakili objek dan hubungannya. Fitur unik dari model jaringan adalah skema, yang dipandang sebagai grafik di mana jenis hubungan adalah busur dan jenis objek adalah simpul. Tidak seperti model database lainnya, skema model jaringan tidak terbatas pada kisi atau hierarki; hierarki pohon diganti dengan grafik, yang memungkinkan koneksi yang lebih mendasar dengan node.
Techopedia menjelaskan Model Jaringan
Charles Bachman adalah penemu asli model jaringan. Pada tahun 1969, Konsorsium Konferensi Sistem Data Bahasa (CODASYL) mengembangkan model jaringan menjadi spesifikasi standar. Publikasi kedua diperkenalkan pada tahun 1971, yang kemudian menjadi dasar bagi hampir semua implementasi.
Manfaat dari model jaringan meliputi:
- Konsep Sederhana: Mirip dengan model hierarkis, model ini sederhana dan implementasinya mudah.
- Kemampuan untuk Mengelola Lebih Banyak Jenis Hubungan: Model jaringan memiliki kemampuan untuk mengelola hubungan satu-ke-satu (1: 1) serta banyak-ke-banyak (N: N).
- Akses Mudah ke Data: Mengakses data lebih sederhana bila dibandingkan dengan model hierarkis.
- Integritas Data: Dalam model jaringan, selalu ada koneksi antara segmen induk dan anak karena bergantung pada hubungan orangtua-anak.
- Kemandirian Data: Kemandirian data lebih baik dalam model jaringan dibandingkan dengan model hierarkis.
Kerugian dari model jaringan meliputi:
- Kompleksitas Sistem: Setiap catatan harus dipelihara dengan bantuan pointer, yang membuat struktur basis data lebih kompleks.
- Cacat Fungsional: Karena sejumlah besar pointer penting, penyisipan, pembaruan, dan penghapusan menjadi lebih kompleks.
- Kurangnya Kemandirian Struktural: Suatu perubahan dalam struktur menuntut juga perubahan dalam penerapannya, yang menyebabkan kurangnya independensi struktural.






