Daftar Isi:
- Definisi - Apa yang dimaksud dengan Single-Electron Transistor (SET)?
- Techopedia menjelaskan Transistor Elektron Tunggal (SET)
Definisi - Apa yang dimaksud dengan Single-Electron Transistor (SET)?
Transistor elektron tunggal (SET) adalah perangkat switching yang terdiri dari dua persimpangan terowongan yang berbagi elektroda bersama dan memanfaatkan tunneling elektron yang dikontrol ini untuk penguatan arus. Teknologi yang digunakan dalam transistor elektron tunggal didasarkan pada teori tunneling kuantum. Dianggap sebagai komponen penting dari nanoteknologi, transistor elektron tunggal memberikan kecepatan operasi yang tinggi dan konsumsi daya yang rendah.
Techopedia menjelaskan Transistor Elektron Tunggal (SET)
Transistor elektron tunggal biasanya dibuat dengan menjaga dua persimpangan terowongan secara seri. Transistor terdiri dari elektroda sumber dan sumber drain, yang bergabung dengan bantuan pulau tunneling yang juga terhubung secara kapasitif ke gerbang. Elektron dapat melakukan perjalanan ke elektroda lain hanya melalui isolator. Ada dua kategori transistor elektron tunggal: logam dan semikonduktor. Yang pertama memanfaatkan pulau logam, dan elektroda yang menggunakan topeng bayangan sebagian besar diuapkan ke isolator. Yang terakhir, sebaliknya, tergantung pada memutuskan gas elektron dua dimensi yang terbentuk pada antarmuka semikonduktor untuk persimpangan.
Fitur resistensi dari transistor elektron tunggal tergantung pada ukuran nanopartikel, kapasitansi dan tunneling elektron.
Transistor elektron tunggal memiliki banyak aplikasi. Mereka dapat digunakan sebagai detektor microwave ultrasensitif dan juga dapat digunakan untuk mendeteksi sinyal inframerah pada suhu kamar. Mereka juga sensor biaya efisien yang mampu membaca putaran atau mengisi qubit. Fitur sensitivitas tinggi memungkinkan mereka untuk digunakan sebagai elektrometer dalam percobaan yang membutuhkan tingkat spesifisitas tinggi.
Transistor elektron tunggal tidak cocok untuk sirkuit kompleks karena fluktuasi yang ada di dalamnya. Keterbatasan lain termasuk keacakan biaya latar belakang dan kesulitan dalam mempertahankan suhu kamar.
