Rumah Ini-Manajemen 3 alasan teratas untuk menggunakan perangkat lunak manajemen jarak jauh

3 alasan teratas untuk menggunakan perangkat lunak manajemen jarak jauh

Daftar Isi:

Anonim

Dengan perusahaan yang selalu mencari cara untuk menghemat uang, banyak yang beralih ke penyedia layanan terkelola (MSP) untuk melakukan outsourcing kebutuhan TI mereka. Bagi perusahaan yang mempertimbangkan langkah ini, ini dapat sangat meningkatkan produktivitas dan laba. Baca terus untuk mengetahui caranya.

Apa itu Perangkat Lunak Manajemen Jarak Jauh?

Remote monitoring and management (RMM) software, seperti namanya, adalah paket perangkat lunak yang disatukan untuk tujuan pemantauan jarak jauh dan mengelola server, workstation dan perangkat jaringan lainnya. Sebagian besar perangkat lunak RMM menggunakan perangkat yang disebut "dasbor, " yang menyediakan tinjauan instan instan dari sistem yang dipantau. Beberapa sistem jarak jauh memerlukan paket perangkat lunak khusus untuk dasbornya, sementara sistem lain dibangun untuk digunakan di peramban web.

Dua jenis utama platform RMM menggunakan pemantauan aktif, pemantauan pasif atau kombinasi keduanya. Dalam lingkungan pasif, dasbor memantau lalu lintas eksternal dari workstation atau server untuk mendapatkan gambaran kesehatan secara keseluruhan. Dengan menggunakan pengukuran ini, perangkat lunak RMM memperhitungkan pengujian seperti ping, HTTP, dan lalu lintas jaringan SNMP. Pemantauan aktif juga memerlukan instalasi paket perangkat lunak kecil yang disebut "agen" ke mesin host. (Untuk informasi lebih lanjut tentang SNMP, lihat SNMP: The Little Protocol That Could.)

3 alasan teratas untuk menggunakan perangkat lunak manajemen jarak jauh